Welcome

Selamat Datang di Blog SMK Nusantara Tulang Bawang - Lampung

Rabu, 13 Juli 2011

Humor anak sekolah


Pak Arifin, seorang guru SD yang kreatif namun pelupa, suatu saat mendongeng pada murid-muridnya. "Anak-anak... Pada suatu hari di sebuah hutan, ada pemuda yang suka berburu. Ia bernama Malin Kundang..." Seorang muridnya yang kritis, tahu kalau Pak Arifin keliru, sehingga ia menyela, "Maaf, Pak... Pemburu itu kan mestinya ..."
"Ssssttt... Jangan memotong dulu... Kalau mau bertanya nanti saja..." potong Pak Arifin. "Nah, saya teruskan ya... Suatu hari si Malin Kundang sedang berburu, dan di tengah hutan ada suatu telaga. Nah, di tengah telaga itu dia melihat tujuh bidadari dari balik sebuah pohon besar."
Sementara murid-muridnya mulai senyam-senyum, sadarlah Pak Arifin bahwa ia keliru. Tapi ia terlalu gengsi untuk mengakui kesalahannya. Setelah berpikir sejenak, ia pun mendapat ide cemerlang...
"Namun kemudian salah seorang bidadari terkejut melihatnya dan berseru: Hei Malin Kundang, ngapain kamu di situ? Seharusnya kan Jaka Tarub yang ngintip kami di situ..."
Pardi sering tidak masuk sekolah tanpa alasan dan kabar yang jelas. Suatu hari dia dimarahi oleh gurunya.
Guru: "Pardi, kalau kamu tidak masuk sekolah karena sakit atau ada urusan lain, kamu kan bisa kirim surat!"
Pardi: "Dulu Pardi pernah kirim surat tapi tidak pernah dibalas, jadi malas untuk buat surat lagi..."
Pada waktu pelajaran prakarya tiba, Rini menyerahkan hasil prakaryanya kepada Pak Guru.
"Pak, ini hasil prakarya saya. Saya membuat rumah-rumahan, Pak."
"Kok hanya selembar triplek begini? Mana rumahnya?" tanya Pak Guru
"Sudah digusur, Pak. Jadi yang saya serahkan pada Pak Guru ya sebidang tanahnya saja."
Ada anak baru (AB) dan anak lama (AL) sedang mengobrol saat pelajaran Fisika.
AL: "Eh, kamu anak baru ya?"
AB: "Iya."
AL: "Hati-hati sama guru Fisika, lho. Kalau salah sedikit bisa dimarahi habis-habisan."
AB: "Ooh... itu aku sudah tahu."
AL: "Iya, gurunya jelek dan nyebelin!"
AB: "Ooh... kalau itu sih aku juga sudah tahu."
AL: "Pokoknya nanti kalau dia pulang kita kerjain yuk! Eh, omong-omong kok kamu dari tadi bilang kalau sudah tahu sih?"
AB: "Aku kan anaknya."
AL: "!!"
Suatu pagi saat pelajaran geografi di kelas XII IPS. Seorang guru bertanya kepada muridnya satu per satu tentang nama ibukota negara.
Guru: "Parlin, coba sebutkan ibukota negara Inggris!"
Parlin: "London, Pak!"
Guru: "Bagus, coba kamu Arief, sebutkan ibukota Malaysia!"
Arief: "Pasti Kuala Lumpur, Pak!"
Guru: "Bagus, dan sekarang kamu Ratih, coba sebutkan ibukota Peru!"
Ratih: "Lima, Pak!"
Guru: "Bagus, sekarang kamu sebutkan satu per satu."
Ratih: @#$#@!!
Seorang guru biologi tengah menerangkan tentang penemuan kepada para muridnya. "Oksigen ditemukan oleh dua ilmuwan yaitu Priestley dan Scheele pada tahun 1774", demikian kata sang guru. Tiba-tiba seorang murid langsung mengacungkan tangannya dan berkata, "Saya mau tanya, Pak."
"Ya, Tono." jawab gurunya.
"Kalau oksigen baru ditemukan pada tahun 1774, lalu sebelumnya apa yang dihirup manusia, terutama Adam dan Hawa?"
Guru: ??????
Ibu: "Bagaimana ulangan matematikamu hari ini, Nak?"
Anak: "Dari lima soal, Anto cuma salah satu."
Ibu: "Wah, hebat dong anak Ibu! Pasti nilaimu bagus!"
Anak: "Tidak juga sih, Bu. Yang empat puluh sembilan lagi lupa Anto kerjakan."

Rina: "Mah, besok Rina ngga mau sekolah lagi!!!..."
Mama: "Lho, kenapa?"
Rina: "Habis, gurunya enggak pinter-pinter, Mah! Kemarin dia menanyakan pada seluruh kelas berapa dua ditambah dua, dan kami sudah memberi jawabannya, eh, tetap nggak ingat juga. Hari ini dia menanyakannya lagi pada Rina."
Mama: "&%$#(at)#!!..."

Ibu: Edwin, bangun, Nak, sudah siang....
Edwin: Tidak mau, Bu!
Ibu: Kenapa? Kan sekarang sudah waktunya kamu berangkat sekolah!
Edwin: Aku tidak mau sekolah, Bu!
Ibu: Kenapa, Nak?
Edwin: Anak-anak mengata-ngatai aku!, Guru-guru juga suka menjelek-jelekanku!
Ibu: Tapi....
Edwin: Pokoknya aku tidak mau ke sekolah!
Ibu: Edwin, kamu harus berangkat! Kamu kan sudah tua!
Edwin: Tidak mau, tidak mau...!
Ibu: Ayo, Edwin. Ingat kamu sudah 40 tahun!. Lagipula, kamu kan KEPALA SEKOLAH!


"Mengapa kamu belum mengisi data tempat dan tanggal lahirmu, Mulia?" tanya Guru kepada murid barunya.
"Saya tidak tahu kapan saya lahir, Bu."
"Mengapa tidak kamu tanyakan kepada ibumu?"
"Ibu saya sedang berada di luar kota, Bu."
"Kalau begitu, mengapa kemarin tidak kamu tanyakan kepada Ayahmu?"
"Ah, Bu Guru ada-ada saja. Ayah kan tidak tahu. Sebab, mana mungkin Ayah melahirkan saya."

Seorang guru sekolah minggu yang masih baru, saat mengajak murid-muridnya menyanyi, tampak grogi.
Guru: Adik-Adik, kita akan menyanyikan "Kingkong Badannya Besar". Siapa yang pernah lihat kingkong?
Murid-murid: (berebut) Saya! (sambil mengangkat tangan)
Guru: Di mana?
Alex yang terkenal paling bandel menjawab dengan santai sambil menunjuk pada sang guru, "Di sini".

Ada seorang murid yang terkenal karena selalu merasa cemas. Menjelang ujian, murid tersebut tampak semakin cemas dan gelisah. Ia takut tidak lulus, takut mengecewakan orang tuanya, takut dipermalukan, takut tidak berhasil hidupnya. Ia berkeluh kepada seorang kawannya.
"Kawan, saya mungkin tidak akan ikut ujian akhir."
"Ada masalah apa denganmu?"
"Saya takut tidak lulus."
"Kawanku yang baik, lulus atau tidak lulus adalah sesuatu yang biasa. Tetapi, kalau kamu tidak menempuh ujian tetapi lulus, itu luar biasa!"


sumber : i-humor ( humor.sabda.org )


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar