Welcome

Selamat Datang di Blog SMK Nusantara Tulang Bawang - Lampung

Selasa, 08 Februari 2011

Valentine,perayaan apa itu ?

Menjelang tanggal 14 Februari,banyak muda-mudi seakan berlomba dalam mempersiapkan hari "istimewa" tersebut.Terlihat dari banyaknya kaum muda memadati toko swalayan,mal dan toko-toko coklat dan makanan lainnya.
Biasanya mereka menyiapkan bunga,sekotak coklat dan kado (saling bertukar kado) dan bagi kaum cewek persiapannya lebih "ribet" dengan mempersiapkan segal sesuatunya yang berwarna Pink (merah muda) untuk dikeakan hari itu.Seakan warna itu menjadi simbol dari Hari Kasih sayang yang dirayakan pada setiap tanggal 14 Februari pada setiap tahunnya.
Namun apakah sebenarnya Perayaan Valentine,apa yang sebenarnya yang kita Rayakan,dan mengapa kita "mesti" merayakannya?
Pada masa Romawi,perayaan pada bulan Februari dari tanggal 13-18 setiap tahunnya adalah sebagai permohonan/doa pada para dewa. Permohonan pada dewa cinta-agar mereka diberi ketentraman dan pada para wanita diberi kesuburan agar bisa segera melahirkan anak-anak yang kelak melanjutkan kekuasaan Romawi.Selain itu perayaan pada dewa-dewa agar warga Romawi terbebas dari kebuasan Srigala yang saat itu banyak menimbulkan korban di masyarakat Romawi.
Masuknya pengaruh Katholik Roma merubah perayaan ini dengan dibumbui ajaran-ajaran Katholik dan nama-nama perayaan juga banyak dirubah dan dimanipulasi oleh para Pendeta Roma. Contohnya dari berbagai versi penggunaan nama Valentine sendiri,salah satunya adalah sebagai peringatan meninggalnya seorang Pendeta yang berpengaruh di Roma St.Valentine yang konon sangat mengajarkan ajaran ajaran cinta kasih. Berbagai sumber menyebutkan bahwa pada jaman Romawi banyak dari kaum lelaki yang menjadi tentara,dan menurut Jendral Perang Romawi pasukannya yang kuat dan berani banyak menjadi korban dari peperangan adalah Pria yang sudah menikah,dia beranggapan banwa bila tentaranya menikah akan semakin mengurangi kemampuan berperangnya,sehingga pada saat itu banyak tentara Roma yang dilarang menikah-namun St.Valentine menentang aturan tersebut dan tanpa sepengetahuan dari Pemerintahan Romawi menikahkan banyak tentara Roma secara sembunyi-sembunyi,hingga akhirnya kegiatannya ini diketahui oleh Pemerintah Roma dan dia dihukum gantung pada tanggal 14 Februari .Kejadian ini diangkat Paus Gelasius 1 dan juga diperingati oleh kaum Nashrani,sebagai satu dari kebudayaan mereka.
Benar-benar kisah yang "seakan Heroik" ya....?
Namun berhati-hatilah Teman !!!
Perkembangan saat ini
Seakan perayaan Valentine sudah medunia dan segala golongan,usia semua merayakannya-sekali lagi dengan mengatasnamakan KASIH SAYANG. Perayaan ini pada masa sekarang sebagai momentum untuk menunjukan rasa cinta kepada pasangannya,sahabat,mungkin juga orang tua.
Namun konsep kasih sayang yang diangkat disini semakin lama semakin bergeser dan bukan lagi sebagai menunjukkan rasa Kasih Sayang namun dengan hal yang lebih banyak Mudhorotnya (sia-sia) dibandingkan manfaatnya. Hedonisme dan kehidupan bebas yang kini berkembang diatasnamakan Rasa Cinta dan sayang. Karena ini adalah sekali lagi budaya kaum Nasrani,sehingga konsep kasih sayang yang diusung berbeda dengan Kasih Sayang yang selalu dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Kasih Sayang yang diajarkan Muhammad menyatakan bahwa kasih sayang terhadap semua ciptaan Alloh SWT semata-mata mencari keridhoan Nya dan tujuan akhirnya adalah Alloh SWT,bukan seperti saat ini pengungkapan Kasih Sayang yang berlebihan dan diluar batas kontrol Norma dan ajaran Agama. Tragisnya lagi hal itu dikatakan wajar pada era pergaulan muda-mudi sekarang.
KESIMPULAN :
*   Merayakan Valentine sama saja meniru-niru Orang Kafir --> kebudayaan ini berasal dari budaya asing terlebih lagi bukan budaya apalagi tuntunan Islam. Nabi pernah bersabda,"Barang siapa mengikuti kebiasaan dari suatu kaum maka dia adalah bagian dari kaum tersebut" .
*   Perayaan Valentine merusak Keimanan Kita --> secara jelas perayaan ini disamping tidak ada dalam tuntunan Islam (sebagai tuntunan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW) maka dikatakan bahwa ini adalah perayaan yang sia-sia. Nilai kebaikan yang teradapat di dalamnya tidak sebanding dengan kesia-siaan dari perayaan ini. Hura-hura hingga mabuk,pesta hingga seks bebas yang dilakukan.Kesenangan semu duniawi semacam ini jelas-jelas dapat merusak iman kita sebagai umat Islam.
*   Para pemuja cinta akan dikumpulkan di hari kiamat nanti --> Pada hari kiamat sebagai hari perhitungan Amal dan Hari Pembalasan,maka manusia akan dikelompokkan pada golongan-golongan sesuai amalan yang diperbuat di dunia. Para pemuja Cinta atau orang-orang yang merayakan Valentine akan dikelompokkan dan dikumpulkan menjadi satu.Dengan siapa mereka dikelompokkan?Tentunya dengan Pendeta Saint. Valentine sendiri,kaum pemuka cinta,pemuja seks bebas,para kaum Hedonis yang suka pesta.Apakah kita mau digolongkan dengan mereka yang sesuai janji Alloh SWT mereka akan merasakan balasan api neraka???
*   Valentine itu salah satu perbuatan Syirik --> Dari sejarahnya bisa dikatatakan bahwa perayaan Valentine itu salah satu perayaan terhadap dewa cinta,padahal pemujaan selain kepada Alloh itu termasuk Syirik dan ingatlah syirik itu dosa yang tidak dimaafkan Alloh SWT.Selain itu dari asal kata sendiri bahwa Valentine itu berasal dari bahasa Roma yang kurang lebih artinya Maha Kuat/Berkuasa.Jelas sudah bila kita merayakan/mengucapkan/mengikuti acara Valentine ini maka kita meng-Esakan mahluk lain diatas Dzat yang Maha Sempurna ALLOH SWT.
*  Perayaan Valentine sama dengan pemuja setan --> Perayaan yang dilakukan pada seremoni Valentine dengan bermewah-mewah,pesta sambil mabuk-mabukan,bahkan ada yang sampai berani melepas kesuciannya pas dihari Valentine sebagai simbol Cinta pada pasangannya......Ingatlah kawan Syetan ada didalamnya. Syetan sangat menyukai hal-hal yang berlebihan,syetan ada diantara Cinta dan Kasih Sayang dalam wujud aslinya berupa Nafsu.Syetan menyukai ladang Nafsu seperti itu dan akan tinggal disana untuk nantinya kalian semua menjadi pemuja Nafsu dan menjadi sahabat Abadi Syetan di Neraka.
Naudzubillah min Dhalik........

sumber : http://azzampasha.multiply.com/journal/item/34/DOSA-DOSA_VALENTINE

Tidak ada komentar:

Posting Komentar